Al-Qarib

Al-Qarib اَلْقَرِيْبُ

(Yang Maha dekat)

Oleh: Tim TARJIM

            Sobat TARJIM yang dirahmati Allah, senang rasanya bisa berjumpa kembali untuk belajar bersama. Belajar seputar Asma’ul Husna, nama-nama Allah yang indah. Semoga Allah menambahkan ilmu yang bermanfaat kepada kita.

            Sobat TARJIM yang shalih dan shalihah, nama Allah yang satu ini terdapat dalam firman-Nya:

هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الأرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُجِيبٌ

….. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertaubatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Rabbku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya). (QS. Hūd [11]: 61)

Kak, sudah kita pelajari bersama bahwa Allah bersemayam di atas ‘Arsy. Nah, yang belum kami mengerti, maksud dari nama Allah al-Qorib itu gimana? Allah bersemayam di atas ‘Arsy namun juga Mahadekat. Tolong penjelasannya, Kak?

            Adik-adikku yang manis, -semoga Allah memudahkan dalam memahami agamanya- kata al-Qorib berarti Mahadekat. Kedekatan Allah dengan hamba-Nya terbagi menjadi dua, berikut ini rinciannya:

Pertama: Dekat yang bersifat umum. Maksudnya, ilmu Allah meliputi segala sesuatu, Dia mengetahui segala sesuatu yang berada di jagat raya ini dengan rinciannya. Tidak ada sesuatu pun yang samar bagi-Nya. Jadi, walaupun Allah bersemayam di atas ‘Arsy namun Dia mengetahui segala sesuatu sebagaimana ketika berada di dekatnya.

Kedua: Dekat yang bersifat khusus. Yaitu, kedekatan dengan mereka yang senantiasa berdoa, beribadah dan mencintai-Nya. Kedekatan jenis inilah yang akan melahirkan cinta, pertolongan, bantuan dalam segala aktivitas hamba serta pengabulan doa bagi setiap yang berdoa kepadanya. Sebagaimana yang terdapat dalam firman-Nya:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ

 Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa bila ia memohon kepada-Ku. (QS. al-Baqarah [2]: 186)

            Nah, begitu Sobat, maksud dari nama Allah al-Qorib. Allah Mahadekat dengan semua hambanya melalui ilmu-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang berada di alam semesta ini. Khusus bagi hamba-Nya yang beriman dan bertakwa, Allah senantiasa mencintai, menolong dan mengabulkan doa-doa mereka serta menerima pahala mereka. Bukan berarti Allah Mahadekat itu melekat bersama badan hamba-Nya. Allah tak akan menyatu dengan hamba-Nya.

Nah, kalian semua sudah paham? Kalau sudah, alhamdulillah, semua itu atas bantuan Allah. Bagi yang belum mengerti, kalian bisa bertanya kepada Abi, Umi, atau Ustadz dan Ustadzah kalian. Semoga Allah memberi pemahaman yang benar kepada kita. Amin. Sampai jumpa pada edisi berikutnya!

Untuk orang tua dan pendidik:

  1. Berilah penjelasan yang mudah dimengerti kepada anak-anak tentang nama Allah di atas agar pemahaman mereka tidak rancu.
  2. Jelaskan kepada mereka bahwa salah satu akidah Ahlus Sunnah adalah Allah bersemayam di atas ‘Arsy dan tidak menyatu dengan jasad makhluk-Nya.
  3. Semoga kita dikaruniai anak-anak yang shalih dan shalihah yang berpemahaman baik dan benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *