Hampir Putus Asa Mencari Jodoh

Soal:

Assalamu’alaikum. Ustadz, sudah lama saya ingin menikah, tetapi sampai sekarang sepertinya saya tidak menemukan jodoh saya. Terkadang saya berpikiran mengapa Allah begitu jahat sama saya, karena saya berdoa meminta jodoh tetapi tidak dikabulkan. Saya sekarang sudah berumur 22 tahun dan keluarga saya yang sebaya sudah punya anak semua. (XXX, Madura)

 Jawab:

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh. Kata-kata “saya tidak menemukan jodoh saya” perlu diperbaiki. Lebih baik jika penanya berkata “saya belum menemukan jodoh saya.” Yang kedua, kata-kata “Terkadang saya berpikiran mengapa Allah begitu jahat sama saya,” Allah ﷻ tidak jahat kepada hamba, tetapi Allah Mahabelas-kasih, dengan bukti Anda masih diberi kesehatan, makan, minum, tidur masih nyenyak dan kenikmatan lainnya, karena banyaknya itu banyak dari sampai tidak bisa menghitungnya. Kita harus bersyukur kepada Allah ﷻ karena semua nikmat hanyalah dari-Nya, tidak ada satu pun dari makhluk.

Adapun penanya belum menemukan jodoh, tentu ada hikmahnya, tetapi hanya Allah yang tahu. Anda harus bersabar dan tetap memohon kepada Allah, tidak boleh putus asa, karena Allah ﷻ berjanji dalam firman-Nya:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ

Dan Rabbmu berkata: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah (enggan berdoa) kepada-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghafir: 60)

Penanya hendaknya bersabar menunggu, sambil meningkatkan ibadah yang wajib dan sunnah, dan hindari perkataan “saya sudah berdoa, tetapi doa saya tidak dikabulkan,” karena hal ini merupakan sikap berburuk sangka kepada Allah dan hukumnya haram. Perhatikan hadits di bawah ini:

Dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda,

 لَا يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ مَا لَمْ يَسْتَعْجِلْ قِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ مَا الِاسْتِعْجَالُ قَالَ يَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ وَقَدْ دَعَوْتُ فَلَمْ أَرَ يَسْتَجِيبُ لِي فَيَسْتَحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ.

“Doa seseorang senantiasa akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa ataupun untuk memutuskan tali silaturahmi dan tidak tergesa-gesa.” Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa?” Rasulullah ﷺ menjawab, “Yang dimaksud dengan tergesa-gesa adalah apabila orang yang berdoa itu mengatakan, ‘Aku telah berdoa dan terus berdoa, tetapi belum juga dikabulkan.’ Setelah itu, ia merasa putus asa dan tidak pernah berdoa lagi.” (HR. Muslim: 7112)

Setelah Anda berdoa, hendaknya berusaha, misalnya berikhtiar dengan meminta bantuan kepada orang yang dipercaya keimanannya untuk mencarikan jodoh. Semoga dengan itu diberi kemudahan oleh Allah, cepat mendapatkan jodoh seorang pria yang baik agama dan rupanya. Wallahu a’lam.

Oleh: Ust. Aunur Rofiq bin Ghufron Lc.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *