Kaki terasa kejang dan kaku

Soal:

Assalamu’alaikum. Kaki ibu mertua saya kejang, sakit kaku. Apakah ada obat herbalnya untuk diminum atau untuk dioleskan? (Pembaca, +628510501xxxx)

Jawab:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Kaki kejang dan kaku jika terjadi sewaktu bangun tidur atau duduk lama tanpa disertai gejala keluhan lain seperti kaki bengkak, kebas, mati rasa atau cidera otot dan lainnya, kemungkinan besar pengaruh kecapekan atau beban kerja berlebihan pada otot dan jaringan penyokong tulang serta otot.

Untuk meringankan keluhan ini, pada saat kejang, luruskan kaki dan tarik ujung jari kaki dengan tangan semampunya. Tahan sampai kejang berkurang. Setelah berkurang, biarkan kaki dalam posisi lurus beberapa saat untuk mencegah berulangnya kejang-kejang pada kaki.

Adapun untuk ramuan, bisa menggunakan air garam. Caranya, ambil garam satu sendok dan air setengah gelas, aduk sampai garam rata, setelah itu minum sampai habis. Ulangi pada saat kejang sering kambuh atau pada saat kecapekan berat.

Terapi jenis ini cocok untuk jenis kejang yang hanya terjadi jarang-jarang. Adapun jika kejang dan kaku hampir terjadi di setiap waktu, kemungkinan ada faktor lain yang menyebabkan kejang ini. Bisa karena rematik, asam urat, kencing manis atau cidera pada bagian kaki (bisa tulang, otot, atau bagian kaki lainnya). Obat yang dibutuhkan dalam model kejang ini menyesuaikan dengan sumber penyebabnya.[1] Demikianlah yang bisa kami sampaikan. Semoga bisa membantu.

[1] Secara umum, obat asam urat cocok untuk semua kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *