Membalas Ucapan Selamat Ulang Tahun 

Membalas Ucapan Selamat Ulang Tahun 

Oleh: Ust. Ahmad Sabiq L.c.

Soal:

Assalamu’alaikum. Bagaimana hukumnya menerima ucapan selamat hari lahir secara langsung atau SMS; apakah boleh dibalas dan turut mendoakan yang memberi ucapan?

(Ummu Corry, Yogya, +62 812-6807-6XXX)

Jawab:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Memperingati hari lahir terdapat unsur tasyabbuh (menyerupai) dengan adat kebiasaan orang-orang kafir. Sedangkan tasyabbuh dengan mereka diharamkan oleh syariat kita. Dari Ibnu Umar d\, bahwa Nabi ﷺ bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (Shahih, HR. Ahmad 2/50, Abu Dawud: 4031, Irwa’ul Ghalil no. 1269)

Maka dari itu, jika ada yang mengucapkan selamat hari lahir pada kita, sebaiknya tidak perlu dibalas. Karena balasan dari kita akan menunjukkan bahwa kita juga setuju dengan perbuatan tersebut. Padahal kewajiban kita seharusnya adalah mengingkarinya. Bahkan jika kita bisa memberi nasihat, insya Allah itu yang sangat bermanfaat untuk semuanya. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *