Penyebab Dan Cara Mengatasi Mabuk Kendaraan

Mabuk Kendaraan
Oleh: Tim NUKHBA

Sebetulnya setiap orang tidak ada yang kebal terhadap mabuk. Semuanya sama-sama berpotensi baik orang yang makanan bergizi berlebihan atau yang pas-pasan, kaya maupun miskin, tua maupun muda, laki-laki maupun wanita,semuanya sama,bisa saja mengalami mabuk kendaraan. Hanya saja berbeda tingkatan kemampuan dan kepekaannya.Ada yang mudah mabuk kendaraan dan ada yang kuat tidak mabuk dalam waktu lama.Meskipunterkadang anak-anak lebih peka daripada orang dewasa.

Sebenarnya orang yang mempunyai kebiasaan mabuk sudah tampak semenjak bayi, yakni ketika masih bayi sering muntah berlebihan.Kebiasaan gumoh(muntah berlebihan) ini sebenarnya menandakan kelemahan bayi dari sejak lahir pada pencernaan, dan ini adalah bibit (kekhususan bayi yang mengalami hal ini), kita harus mengingatnya, karena tipe bayi seperti ini.Sampai dewasa perutnya lebih peka. Oleh sebab itu, perlu pengontrolan makanan atau nafsu makan mereka, yang mana mereka cenderung susah makan dan pilih-pilih makanan.

APA PENYEBAB MABUK KENDARAAN?

Wallahu a’lam, apa saja faktor utama penyebab mabuk kendaraan. Secara umum, mabuk kendaraan dipicu oleh trauma, gerakan, gangguan pencernaan dan daya tahan tubuh.

  • Kebiasaan mabuk banyak juga disebabkan oleh trauma beban psikologis seseorang. Takut jika mabuk, pikirannya selalu terbayang mabuk. Bahkan sebelum naik kendaraan, pikirannya selalu dibayangi perasaan takut.Olehsebab itu, tubuh lebih peka. Sehingga tatkala melihat mobil yang akan dinaiki, bau mobil yang pengap dan bau AC saat mobil di baru dibuka, sudah cukup untuk membangkitkan perasaan mabuk kendaraan. Oleh karena itu, sebaiknya perlu menata perasaan, paling tidak suntikan semangat bisa memperlambat bangkitnya mabuk kendaraan. Meski perlu juga diakui, bahwa hal ini bukanlah sesuatu yang mujarab.Risiko mabuk masih besar dan sangat tinggi.
  • Pencernaan yang kurang baik. Orang yang mempunyai kebiasaan mabuk, kondisi pencernaan tubuhnya kurang baik.Sedikit beban perutnya sudah bergoyang dan menimbulkan dampak yang berpengaruh, sehingga tubuhnya lebih sensitif dan mudah masuk angin. Kerusakan atau kelemahan pencernaan bisa berasal dari bibit sewaktu lahir, ataupun faktor yang didapat setelah lahir akibat kurang baiknya makanan, aktivitas, istirahat atau minumam yang kurang bagus. Oleh sebab itu, bagi yang terbiasa terkena ujian mabuk kendaraan, konsumsi makanan dan minuman sewaktu akan berangkat dan saat safar perlu diperhatikan. Misalnya:
    • Hindari makanan yang membuat perut tidak nyaman, semisal hanya makan mi instan, nasi goreng ataupun makan sesuatu yang berlebihan pedasnya, sehingga kita makan sampai kekenyangan.Begitupula dengan makanan yang kita ketahui tidak cocok bagi perut dan memicu sakit perut, harus juga dihindari.
    • Hindari konsumsi makanan yang menimbulkan bau menyengat, yang baunya amis atau eneg yang mengundang orang yang mencium baunya ingin muntah.Misalnya, bau ikan.Jangan makan bertepatan dengan jadwal pemberangkatan. Usahakan makan terlebih dahulu. Bisa mandi dulu, makan, istirahat atau beraktivitas ringan, baru berangkat.
    • Jangan makan dan minum secara berlebihan.
    • Minumlah minuman yang biasa diminum, seperti teh atau air putih. Hindari minuman-minuman yang bersoda, karena minuman ini memicu gas. Adapun jika ingin minum, sebaiknya diminum saat di pertengahan perjalanan.
    • Makanlah camilan untuk mencegah rasa lapar dan untuk mengisi waktu.
  • Seseorang mabuk bisa juga karena gerakan. Disebutkan dalam Intisari, seseorang akan mabuk bila alat keseimbangan yang ada dalam rongga telinga (labirin) terangsang atau terganggu oleh guncangan yang ditimbulkan oleh kendaraan. Misalnya, jika melewati jalan yang berkelok-kelok, perut tiba-tiba menjadi mual dan pusing. Hal ini berarti menandakan syaraf pada rongga telinga terganggu setelah merasakan berbagai macam gerakan seperti turun-naik, benturan-benturan kecil dan sebagainya. Sebaliknya, mata kita hanya melihat suasana yang terbatas dalam mobil.

Dalam sumber lain disebutkan, bahwa mabuk kendaraan disebabkan oleh ketidakselarasanpenggambaran keberadaan tubuh kita oleh mata dan telinga bagian dalam. Dimana mata saat kita berkendara menggambarkan bahwa tubuh kita sedang diam, duduk tidak bergerak, sedangkan telinga dalam mengatakan berbeda; tubuh kita sedang bergerak.Perbedaanpandangan antara mata dan telinga dalam inilah yang memicu konflik syaraf dalam otak, sehingga menyebabkan gejala mabuk kendaraan.

Oleh sebab itu, jika bisa memilih tempat duduk maka pilihlah pad area yang guncangan ringan semisal:

  • Duduk di bagian depan, jika naik mobil, bus.Biasanya orang-orang yang duduk di bagian belakang lebih rentan terkena mabuk perjalanan dibandingkan orang yang duduk di barisan depan. Duduklah dengan posisi rileks. Duduk dengan posisi yang kurang rileks akan menyebabkan tubuh mudah lelah.
  • Jangan pernah duduk membelakangi arah kendaraan melaju, karena hal ini dapat sangat-sangat menyebabkan mabuk kendaraan.
  • Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, tubuh yang lelah akan sangat rentan untuk mengalami mabuk perjalanan.
  • Posisikankepala dalam keadaan stabil, bisa memakai bantal kepala atau bersandar pada bangku. Paling tidak, posisi yang nyaman tidak membuat tubuh cepat capek.
  • Pilihlah rute yang jalannya bagus dan tidak macet. Kemacetan akan membuat pikiran dan badan lelah sehingga kepala lebih rentan merasa galau dan perut merasa mual.
TIPS MENCEGAH MABUK
  1. Saat perut terasa mulas, pijat perut dan pundak. Atau oleskan minyak angin sebelum berangkat. Oleskan minyak kayu putih di dada dan juga perut. Jika menggunakan minyak kayu putih Cap Lang, pilihlah kayu putih Aromatherapy Ekaliptus (lihat foto: gambar yang besar) bukan Cap Lang biasa (gambar kecil), karena baunya lebih nyaman dan tidak memancing orang lain untuk merasa muntah. Perhatikan gambar:
  2. Berusaha untuk tidur, agar perjalanan yang kita lakukan lebih terasa singkat.
  3. Muntahkan jika sudah tidak tertahankan.
  4. Jika sudah terasa mual, usahakan jangan makan banyak. Karena saat terasa mual, makanan yang kita makan akan lebih cepat membuat mual karena perut lebih penuh. Kecuali jika ingin kebalikannya, agar cepat muntah. Karena dengan muntah, perut akan terasa lebih nyaman dan lega. Dan biasanya setelah muntah mabuk akan segera reda.
  5. Jika mobil/bus ber-AC jangan matikan AC, biarkan sebagian hidup. Arahkan ke kaca atau arah lain agar sirkulasi udara di sekitar kita terjaga dan tidak menjadi area berkumpulnya bau-bauan dari area bangku yang lain.
  6. Jika mobil berhenti, sempatkan keluar mobil untuk beristirahat dan menghirup udara segar.
OBAT ANTI MABUK

Pertimbangkan, apakah perlu minum obat antimabuk ataukah tidak.Berhubung seringnya meminum obat antimabukberdampak kurang baik.Untuk perjalanan biasa, minuman jahe atau yang sejenisnya,insya Allah, sudah mencukupi.Adapunjika medan perjalanannya sangat berat, seperti naik kapal, area pegunungan yang jalannya berkelok-kelok, jalannya rusak-rusak, konsumsi obat antimabukjuga perlu dipertimbangkan.

Sebagaimana obat-obatan yang lain,maka obat antimabuk juga memiliki efek samping negatif, apalagi jika tidak diminum sesuai dosis yang dianjurkan. Dalamkadar yang berlebihan, bisa terjadi;alergi kulit, alergi mata, mulut kering, gangguan pencernaan dan sakit kepala.

  1. dr. Aboe Amar Yoesep, pakar penyakit syaraf dari laboratorium Ilmu Penyakit SyarafFakultas Kedokteran Unair/RSUD Dr. Soetomo, Surabaya,menyebutkan, bahwa di antara efek samping dari obat antimabukadalah timbulnya rasa mengantuk serta mengurangi daya konsentrasi serta koordinasi seseorang. Di samping itu, mulut akan menjadi kering,sehingga selalu merasa haus. Juga dapat mengurangi atau menimbulkan gangguan pada lambung yang menyebabkan berkurangnya nafsu makan. Sedang efek samping lain yang bisa disebut berat, yakni membuat pandangan mata semakin kabur akibat dari melebarnya pupil mata, serta bisa membuat orang menjadi pikun.

Sebetulnya obat antimabuk tidak ada yang sanggup membuat orang menjadi kebal terhadap mabuk kendaraan.Obat antimabuk ini hanya bisa membantu ketahanan seseorang terhadap rangsangan-rangsangan yang dapat menimbulkan mabuk.Itu pun hanya berlaku ketika usai meminum obat antimabuk.Fungsiobat ini tidak akan mampu menahan rangsangan mabuk yang datang secara hebat dan kontinu.

Wallahu a’lam.Demikianlah yang bisa kami sampaikan dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *