Semua Nama Allah ﷻ Adalah Indah

Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada kita semua. Hanya dengan karunia dan anugerah dari-Nya kita bisa bersua kembali dalam rangka belajar bersama tentang asma’ul husna. Semoga Allah senantiasa membimbing kita di atas jalan-Nya yang lurus, yaitu jalan yang ditempuh oleh Rasulullah dan para sahabatnya.

Adik-adik sobat TARJIM yang kakak cintai karena Allah, ketahuilah, bahwa salah satu akidah Ahlussunnah adalah meyakini bahwa Allah mempunyai nama-nama yang semua artinya indah dan mulia. Tidak ada satu pun dari nama-Nya yang jelek atau mengandung kejahatan. Sebagian nama Allah diambil dari perbuatan-Nya, semisal ar-Raziq (Yang Mahamemberi rezeki) al-Khaliq (Yang Mahamenciptakan) dan sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa semua perbuatan-Nya mengandung kebaikan, tiada keburukan atau kejahatan di dalamnya. Sebab, jika dikatakan Allah melakukan suatu kejahatan atau keburukan, tentu tidak semua namanya indah dan mulia.

Kejahatan atau keburukan tidak ada yang kembali kepada Allah. Jika kejahatan atau keburukan tidak termasuk ke dalam sifat-Nya maka ia juga tidak termasuk pada perbuatan-Nya. Kita sebagai manusia tidak boleh menyandarkan kejahatan atau keburukan kepada Allah. Misalnya, ketika kita sakit maka kita tidak boleh punya anggapan bahwa Allah telah menzalimi kita dengan penyakit yang menyerang kita. Lantas, kejahatan atau keburukan itu dari siapa, Kak?

Adik-adik yang semoga Allah menambahkan ilmu yang bermanfaat kepada kita, ketahuilah, bahwa kejahatan atau keburukan itu kembali semata-mata kepada makhluk, bukan kepada Allah. Meskipun terkadang hal itu belum bisa kita cerna dengan akal dan nalar kita yang pendek. Semoga Allah memberi ilmu kita.

Kembali pada pembahasan; bahwa semua nama Allah adalah baik dan mulia. Maknanya, nama-nama Allah itu puncaknya kebaikan dan kemuliaan. Karena semua nama Allah mengandung sifat-sifat sempurna yang tiada cacat atau aibnya sedikit pun dari berbagai sisi. Allah berfirman yang artinya:

            Hanya milik Allah asma’ul husna. (QS. al-A’raf: 180) 

Misalnya, nama ar-Rahman (Yang Maha Pengasih). Nama ini menunjukkan sifat yang sempurna. Kasih sayang Allah merupakan sebaik-baik kasih sayang, melebihi kasih sayangnya makhluk terhadap sesamanya. Allah tidak pilih kasih, berbeda dengan makhluk-Nya yang sering berbuat pilih kasih.

Demikianlah materi yang kita pelajari pada edisi kali ini. Kesimpulannya, semua nama Allah adalah indah dan mulia, tidak ada cacat, aib atau kekurangan di dalamnya, meskipun dipandang dari berbagai sisi. Allahu a’lam.

Untuk pendidik dan orang tua:

  1. Tanamkan pada anak-anak, bahwa salah satu akidah Ahlussunnah adalah mengimani nama-nama Allah yang indah dan mulia.
  2. Jelaskan kepada mereka, bahwa adanya persamaan nama Allah dengan makhluk bukan berarti sama pula hakikatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *