Sujud Syukur

Sujud Syukur

Assalamu’alaikum, adik-adik, gimana kabar kalian? Semoga Allah senantiasa menjaga kesehatan kita semua. Nah, bagi adik-adikku yang sedang sakit, kakak hanya bisa berdoa semoga lekas sembuh dan diberi kesabaran.

Taukah kalian, apa yang dimaksud dengan sujud syukur?

Adik-adikku yang shalih dan shalihah, yang dimaksud sujud syukur adalah sujud yang dilakukan seseorang ketika mendapatkan kenikmatan yang sangat besar atau terhindar dari musibah atau bencana yang menimpanya. Sujud ini dilakukan hanya satu kali sujud.

Misalnya gimana,Kak?

Dengan adanya permisalan suatu permasalahan akan lebih jelas dan mudah dimengerti, insya Allah. Oleh karena itu, berikut ini kakak bawakan beberapa contoh yang menyebabkan atau disyariatkannya sujud syukur. Kalian perhatikan dengan baik, ya….!

  1. Suatu ketika, Ahmad sedang berbelanja disebuah toko hingga menghabiskan 5 juta. Kemudian beberapa hari setelah itu ia membaca berita, bahwa ia mendapat hadiah berupa umrah gratis dari toko tempat belanjanya dulu. Nah, pada saat itulah Ahmad disunnahkan untuk sujud syukur, karena selama ini Ahmad tidak terbersit dalam benaknya bisa umrah ke tanah suci.
  2. Pada sebuah rombongan wisata yang terdiri dari 30 orang terjadi kecelakaan yang mengenaskan, yakni terperosok ke dalam jurang yang sangat terjal. Dalam kejadian tersebut semua orang meninggal, kecuali Abdullah. Ia hanya mengalami luka-luka ringan. Nah, pada saat itulah Abdullah disunnahkan untuk mnelakukan sujud syukur.

Bolehkah sujud syukur dilakukan ketika shalat? 

Adik-adikku semoga Allah merahmati kita semua, sujud syukur tidak boleh dilakukan di dalam shalat, karena penyebab disyariatkannya sujud syukur itu berada di luar shalat. Oleh karena itu, jika ada seseorang yang sengaja sujud syukur di dalam shalat, maka shalatnya tidak sah.

Apakah diharuskan menghadap kiblat ketika sujud syukur?

Sujud syukur bukanlah shalat, oleh karena itu tidak disyaratkan harus menghadap kiblat dan dalam keadaan suci dari hadats. Demikian juga diperbolehkan melakukan sujud syukur meskipun bertepatan dengan waktu-waktu terlarang untuk mengerjakan shalat.

Demikianlah adik-adik, pembahasan kita kali ini.Semogabermanfaat dan sampai jumpa pada edisi berikutnya. Insya Allah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *