Tujuan Allah Menciptakan Jin dan Manusia?

JANGAN Berbuat Syirik

Assalamu’alaikum adik-adik……Alhamdulillah, berkat rahmat dan taufik dari Allah, kakak bisa hadir kembali menyapa anak-anak shalih dan shalihah di penjuru nusantara.Semoga Allah memberkahi perjumpaan kita dan menambah ilmu yang bermanfaat.Allahumma amin.

Apa tujuan Allah menciptakan jin dan manusia?

Adik-adikku yang kakak sayangi, ketahuilah, bahwasanya Allah Ta’ala memiliki tujuan yang sangat agung dan mulia tatkala menciptakan jin dan manusia. Tujuannya adalah agar mereka para jin dan manusia beribadah hanya kepada Allah semata dan tidak berbuat syirik kepada-Nya.

Tahukah kalian, apa itu syirik?

Sobat yang semoga Allah Ta’ala senantiasa merahmati kita semua, syirik yaitu menyekutukan Allah dalam segala hal, terutama dalam peribadatan kepada-Nya. Yuk, kita cermati contoh-contoh berikut agar memudahkan kita dalam memahami makna syirik tadi! Nah, di antara contohnya adalah:

  1. Berdoa kepada selain Allah, semisal patung, jin, orang yang sudah meninggal dan sebagainya. Padahal Dzat Yang Mahakaya dan yang bisa mengabulkan doa hanyalah Allah semata.
  2. Berkurban atau menyembelih hewan bukan karena Allah. Semisal menyembelih sapi, kerbau, kambing atau selainnya yang ditujukan kepada penguasa laut atau gunung yang dianggap keramat.
  3. Meminta perlindungan kepada jin atau orang mati dari berbagai marabahaya dan keburukan. Padahal,Sobat, satu-satunya Dzat yang bisa melindungi kita dari berbagai keburukan hanyalah Allah Dzat Yang Maha Perkasa dan Mahakuasa.

Perbuatan syirik ini dilarang oleh Allah.Syirik adalah dosa yang paling besar.Sehingga syirik adalah akhlak yang paling tercela.Syirik adalah kezaliman yang paling besar karena telah menyekutukan Allah dengan makhluk-Nya.Dia telah menyamakan Sang Pencipta Yang Mahasempurna dan Maha Perkasa dengan makhluk yang lemah dan serba kekurangan.

Allah sangat murka kepada para pelaku kesyirikan.Allah tidak akan mengampuni mereka jika mereka tidak mau bertaubat dengan taubat yang sebenarnya. Allah telah mengadzab umat terdahulu yang berbuat syirik semisal kaumnya Nabi Nuh yang diadzab dengan banjir, kaum Tsamud diadzab dengan suara petir yang amat keras dan lain-lainnya.Oleh karena itu, jauhilah perbuatan syirik ini.Semoga Allah menyelamatkan kita dari perbuatan syirik. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *