Mesir, Negeri Sungai Nil

Teropong Manca pada edisi kali ini akan kembali mengajak kalian jalan-jalan ke luar negeri. Tepatnya kita akan menuju daerah Timur Tengah. Mmmm, ke mana ya??? Kita mau ke Mesir. Ya, negeri dengan bendera berlambang Rajawali Shalahuddin itu. Yuk, langsung saja!

Keadaan alam dan masyarakat di Mesir

Mesir terletak di benua Afrika bagian utara. Luasnya diperkirakan 997.739 km2 , berbatasan dengan Libya di barat, Sudan di selatan, dan Jalur Gaza (Palestina) di sebelah utara dan timur. Masyarakat  Mesir pun lumayan banyak, dibanding negara-negara Arab lain. Kurang lebih 74 juta warga hidup menjadi rakyat Mesir.

Ketika berkunjung ke Mesir kalian akan disuguhi hamparan lahan pertanian subur di sekitar sungai Nil, kalian dapat pula melihat gersangnya gurun Sahara.

Kebanyakan warga Mesir memilih tinggal di sepanjang pesisir sungai atau daerah delta Nil. Sungai ini pun menjadi sangat bermanfaat bagi warga Mesir. Karena mereka bisa mengairi sawah, sebagai jalur transportasi air, bahkan hingga wisata. Benar-benar bermanfaat ya…

Adapun agama yang diyakini oleh masyarakat Mesir saat ini adalah, mayoritas sebagai orang muslim, kemudian sekitar 10% dari jumlah keseluruhan memeluk Kristen Koptik.

Negeri kaya sejarah

Berbicara tentang Mesir, maka kita secara tidak langsung akan membicarakan tentang sejarah yang sangat panjang. Ya, karena Mesir merupakan tempat yang memiliki peradaban paling awal di dunia.

  1. Alexander dari Macedonia. Ia berasal dari Makedonia (daerah perbatasan Yunani). Dikenal sebagai seorang raja dan jenderal yang banyak menaklukkan wilayah di tiga benua berbeda; Eropa, Afrika dan Asia. Selama 10 tahun masa penaklukannya bersama pasukan, Alexander berhasil mengambil alih semenanjung Balkan, Mesir, sampai India. Dan bukti bahwa setiap kali Alexander menaklukkan daerah ialah dengan membangun kota dan memberi nama dengan namanya. Seperti di Mesir, ada kota Alexandria (Iskandariah).
  2. Ibunda Nabi Isma’il  adalah orang Mesir. Karena itulah ketika Umar bin Khaththab menaklukkan Mesir, beliau berpesan agar berbuat baik terhadap rakyatnya. Karena mereka masih satu keluarga dengan bangsa Arab yang menjadi keturunan Nabi Isma’il.
  3. Nabi Yusuf bin Ya’qub . Kalian pasti sudah tahu tentang kisah Nabi Yusuf yang setelah dijual ke Mesir lalu dipenjara dan akhirnya dibebaskan karena berhasil menafsirkan mimpi sang raja. Saat itu Nabi Yusuf diangkat menjadi salah satu menteri di Mesir.
  4. Nabi Musa dan Harun ‘alaihimassalam. Setelah zaman Nabi Yusuf, keadaan bani Isra’il di Mesir menjadi mengenaskan. Karena mereka dijadikan sebagai budak dan anak-anak lelaki mereka dibunuh oleh Fir’aun. Sampai muncul Nabi Musa dan Nabi Harun membebaskan bani Isra’il melewati Laut Merah yang terbelah.
  5. ‘Amru bin Ash dan Khalifah Umar bin Khaththab . Dalam sejarah Islam, hubungan Mesir pun berlanjut.
  6. Shalahuddin al-Ayyubi . Sampai zaman Perang Salib, Mesir mengeluarkan seorang pahlawannya bernama Yusuf bin Ayyub yang bergelar al-Malik an-Nashir Shalahuddin. Saat beliau menjadi sultan, pasukan Salib dihancurkan dalam pertempuran Hiththin.
  7. Indonesia juga punya utang terhadap negara Mesir. Nah, sebelum Mesir menjadi republik dan Indonesia baru berusia sekitar 3 tahun setelah merdeka, pada saat itu negeri pertama yang mengakui keberadaan Indonesia sebagai negara yang baru lahir adalah ….. MESIR! Kemudian diikuti oleh negeri-negeri Arab lainnya. Masya Allah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *