Pentingnya Belajar Akhlaq

Pentingnya Belajar Akhlak

Akhlak adalah perangai atau budi pekerti yang dimiliki oleh seseorang. Baik buruknya akhlak seseorang sangat dipengaruhi dengan banyak atau sedikitnya ilmu seseorang tentang Islam. Semakin banyak dan mendalam ilmu seseorang tentang agama Islam ini insya Allah akhlaknya akan semakin baik. Demikian sebaliknya, semakin dangkal ilmu seseorang tentang Islam maka ia akan semakin jauh dari kebaikan dan kemuliaan.

Sejarah telah membuktikan, bagaimana kondisi masyarakat Arab sebelum diutusnya Muhammad bin Abdullah sebagai Nabi dan Rasul. Berbagai akhlak tercela mereka lakukan. Akhlak yang berkaitan dengan hak Sang Pencipta maupun akhlak yang berkaitan dengan hak sesama.

Nah, setelah Rasulullah hadir ditengah-tengah mereka dengan membawa ajaran yang mulia, wahyu dari Sang Pencipta alam semesta kondisi masyarakat berubah total. Berbagai macam akhlak yang mulia menghiasi mereka sehingga menjadi pelita bagi generasi setelahnya.

Adik-adikku yang semoga Allah, sayang di zaman ini banyak kemerosotan akhlak. Akhlak semakin jauh dari akhlak islami.Belum lagi, ditambah berbagai media yang sangat gencar menawarkan hal-hal yang merusak akidah dan akhlak genarasi Islam.

Nah, berangkat dari semua itu, dengan memohon pertolongan AllahTa’ala, insya Allah pada edisi mendatang akan kita membahas berbagai macam akhlak tercela yang harus kita jauhi dan akhlak terpuji yang harus kita miliki.Dengan mempelajari akhlak sejak dini, mengamalkan yang baik dan menjauhi yang tercela akan menyebabkan kita mendapatkan rahmat dan kasih sayang AllahTa’ala.Bahagia di dunia, sukses di akhirat. Kita akan dimasukkan ke dalam surga-Nya yang kekal dan abadi. Rasulullah bersabda:

أَكْثَرُ ما يُدْخِلُ الْجَنَّةَ تَقْوَى اللهِوَحُسْنُ الْخُلُقِ

“Yang paling banyak memasukkan seseorang ke dalam surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.”(HSR.at-Tirmidzi: 2004 dan Ibnu Majah: 4236)

Semoga majalah kita ini bisa menjadi media untuk mengantarkan anak-anak islam menjadi generasi yang memiliki akhlak yang mulia. Terlebih lagi apabila kita yang masih anak-anak senantiasa dibimbing dengan akhlak terpuji dan dihindarkan dari berbagai akhlak tercela, maka tatkala dewasa akan menjadi pejuang dan pemimpin yang berakhlak mulia.

  Akhirnya, kita berdoa kepada Allah agar dijauhkan dari akhlak yang tercela.

اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا مُنْكَرَاتِ الْأَخْلاَقِ وَالْأَعْمَالِ وَالْأَهْوَاءِ وَالْأَدْوَاءِ

“Ya Allah jauhkanlah kami dari jeleknya akhlak, perbuatan, hawa nafsu dan berbagai macam penyakit.” (HSR.Ibnu Hibban: 960, at-Tirmidzi: 3591)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *