Cara Cepat Hamil Lagi Setelah Keguguran

Semua wanita tentunya menginginkan kehamilan yang sehat. Namun, justru ada beberapa wanita yang harus menerima pukulan yang sangat berat, di mana kehamilan yang didambakannya tersebut mengalami masalah atau bahkan keguguran.

Ada banyak penyebab terjadinya keguguran pada ibu hamil, meskipun penyebab pastinya belum ditemukan. Namun, jika keguguran terjadi pada trimester (tiga bulan) pertama, biasanya penyebab keguguran tersebut ialah karena adanya masalah pada janin di dalam kandungan. Tetapi apabila keguguran terjadi pada trimester kedua, biasanya dikarenakan masalah kesehatan ibu yang mengandung.

PENYEBAB KEGUGURAN TRIMESTER PERTAMA

1. Adanya masalah kromosom. Masalah kromosom janin merupakan masalah yang banyak menyebabkan keguguran pada trimester pertama. Kromosom sendiri merupakan blok DNA yang berisi instruksi dan berfungsi untuk mengontrol berbagai faktor, termasuk mata, warna kulit, rambut dan semua bagian tubuh lainnya. Adanya kesalahan bisa saja terjadi ketika konsepsi, sehingga janin akan menerima terlalu banyak atau kurangnya kromosom. Akibatnya, janin tak bisa berkembang secara normal, sehingga terjadilah keguguran.

2. Masalah plasenta. Plasenta merupakan organ suplai yang menghubungkan ibu dengan janin. Untuk itulah, masalah pada plasenta bisa menyebabkan keguguran janin yang dikandung.

3. Faktor usia ibu. Biasanya semakin tua usia ibu maka risiko kegugurannya akan semakin besar.
4. Kegemukan.

5. Kebiasaan merokok ketika hamil.

6. Penyalahgunaan obat selama kehamilan.

7. Terlalu banyak mengonsumsi kafein.

8. Mengonsumsi minuman beralkohol.

PENYEBAB KEGUGURAN PADA TRIMESTER KEDUA

1. Penyakit kronis. Pada trimester kedua, kondisi medis atau penyakit jangka panjang bisa menyebabkan atau meningkatkan risiko terjadinya keguguran. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan keguguran, yaitu:
a. Tekanan darah tinggi.
b. Diabetes atau kencing manis.
c. Penyakit ginjal.
d. Penyakit lupus.
e. Penyakit celiac.
f. Hipo dan hipertiroid.

2. Infeksi. Beberapa infeksi juga dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil trimester kedua.
a. Rubella atau campak Jerman.
b. Sipilis Malaria.
c. Toksoplasmosis.
d. Gonorea (GO).
e. Sitomegalovirus.
f. Vaginosis bakteri.
g. HIV.
h. Klamidia.

3. Obat-obatan. Obat-obatan juga dapat meningkatkan resiko keguguran. Beberapa obat-obatan yang dimaksud yaitu:
a. Retinoid, obat eksim dan jerawat
b. Misoprostal, obat rheumatoid arthritis
c. Metotreksat, obat rheumatoid arthritis
d. Obat anti inflamasi non-steroid, obat anti nyeri dan peradangan

Jika Anda ingin memastikan apakah obat tersebut aman untuk kehamilan, maka Anda bisa berkonsultasi kepada dokter, apoteker atau bidan sebelum mengonsumsinya.

4. Lemah serviks. Dalam keadaan tertentu, otot leher rahim atau serviks lebih lemah dibandingkan dengan biasanya. Hal ini biasa dikenal dengan inkompetensi serviks. Hal ini biasanya terjadi karena adanya prosedur bedah sebelumnya atau cedera. Kelemahan otot ini akan membuat leher rahim terbuka terlalu dini selama kehamilan, sehingga dengan begitu menyebabkan isi rahim mudah keluar.

5. Struktur rahim. Masalah atau kelainan pada rahim juga dapat menjadi penyebab keguguran pada trimester kedua. Contohnya, pertumbuhan abnormal non-kanker yang biasanya disebut dengan fibroid atau rahim berbentuk tidak normal.

6. Sindrom Ovarium Polikistik. Sindrom ini merupakan suatu keadaan di mana ovarium lebih besar dari ukuran normal. Hal ini akan membuat hormon yang ada di dalam rahim menjadi tidak seimbang. Bahkan sindrom ini dikenal sebagai penyebab utama kemandulan atau ketidaksuburan. Namun, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa hal ini juga mampu menyebabkan keguguran meski perannya tidak jelas.

TIPS AGAR CEPAT HAMIL LAGI SETELAH KEGUGURAN 

Keguguran dapat saja terjadi sepanjang trimester. Proses keguguran akan menyebabkan janin meninggal sehingga tidak mungkin untuk diselamatkan lagi. Kemudian hal yang paling berat untuk ibu adalah proses trauma setelah mengalami keguguran. Kesedihan yang berlebihan sering memicu stres dan depresi. Akibatnya, maka peluang kehamilan selanjutnya menjadi sangat sulit.

Jika ingin cepat hamil maka ibu bisa mencoba mengikuti cara cepat hamil setelah keguguran seperti di bawah ini: 

1. Menunggu waktu yang tepat.
Meskipun Anda sangat ingin cepat hamil, tetap disarankan untuk menunggu waktu yang paling tepat. Semua itu juga sangat tergantung dengan kondisi ibu, termasuk untuk kondisi fisik dan mental. Jika ibu baru saja mengalami keguguran yang pertama maka lihat lagi apa penyebab keguguran tersebut. Hindari semua penyebab keguguran itu dan bersiap untuk menyambut kehamilan yang lebih sehat. Biasanya dokter akan menyarankan untuk hamil lagi setelah Anda mendapatkan tiga kali siklus menstruasi (setelah tindakan kuretase). Mengapa demikian? Rahim memerlukan masa penyembuhan setelah dilakukan tindakan kuretase. Kesiapan psikis serta fisik Anda pun perlu lebih dipantau.

2. Konsumsi makanan penyubur kandungan.
Ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menyuburkan kandungan. Anda bisa mulai untuk mengonsumsi makanan itu. Makanan penyubur kandungan di antaranya; ikan, daging rendah lemak, tumbuhan berprotein seperti kacang dan biji-bijian, makanan mengandung zinc, produk susu, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, dan sebagainya.

3. Hindari stres dan terapkan pola hidup sehat.
Stres memiliki dampak buruk untuk kesehatan serta dapat menghambat kehamilan. Stres mampu merusak cara kerja serta keseimbangan hormon yang memiliki tugas untuk mengontrol ovarium dalam melepas sel telur. Sehingga dengan begitu ovulasi akan menjadi terlambat atau tidak akan terjadi sama sekali. Padahal cara agar cepat hamil lagi yaitu berhubungan intim ketika masa ovulasi.
Demi hamil lagi, Anda bisa menghindari stres. Caranya, cari kegiatan yang dapat membuat tubuh dan pikiran Anda rileks.

Untuk mencapai pola hidup sehat dapat dilakukan dengan cara berolah raga. Kegiatan olah raga memang memiliki banyak manfaat terutama untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan kesempatan seseorang agar cepat hamil. Namun, justru olah raga yang terlalu berlebihan memiliki efek buruk yakni membuat tubuh tidak berovulasi.
Untuk itu, demi membantu mempercepat kehamilan seseorang disarankan untuk melakukan olahraga yang ringan namun rutin. Beberapa olahraga yang disarankan yaitu, berjalan cepat selama kurang lebih setengah jam. Anda bisa melakukan olahraga ini sebanyak lima kali dalam satu minggu.

4. Hindari minuman berkafein, alkohol dan narkoba.
Depresi dan rasa sedih memang biasanya terjadi pada ibu yang baru saja mengalami keguguran. Tetapi ibu tidak bisa bersikap seperti itu terus. Banyak ibu yang justru merusak diri karena merasa sangat sedih. Misalnya dengan mengonsumsi minuman alkohol atau bahkan narkoba dan tidak mengonsumsi makanan yang sehat. Kedua tindakan ini sangat buruk karena bisa merusak tubuh ibu dan bahkan merusak peluang kehamilan yang alami.

Untuk semua ibu yang mencoba agar cepat hamil setelah keguguran maka ibu harus menghindari semua jenis alkohol dan obat terlarang. Meskipun dua benda ini bisa membuat perasaan ibu menjadi lebih tenang tapi bisa menyebabkan dampak yang buruk. Ibu bisa mengalami berbagai penyakit reproduksi dan merusak peluang kehamilan. Bahkan bisa memicu komplikasi termasuk kesehatan fisik dan mental.

Bagaimana dengan kafein? Berdasarkan penelitian, kafein dapat menghambat seseorang untuk hamil. Meski penelitian itu masih belum terbukti sepenuhnya, namun tak ada salahnya apabila Anda menghindari minuman yang berkafein. Beberapa contoh minuman berkafein yaitu, teh, kopi, minuman bersoda dan minuman penambah energi.

5. Lakukan hubungan pasutri pada masa yang tepat.
Waktu yang tepat untuk berhubungan badan, yaitu saat ovarium melepas sel telur (ovulasi atau masa subur). Namun Anda juga bisa berhubungan sebelum ovulasi karena sperma dapat bertahan hidup di tubuh wanita selama seminggu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kapan masa subur Anda. Masa subur bisa diketahui dengan cara mengukur suhu basal tubuh, cek lendir serviks dan memperhatikan siklus menstruasi Anda.

6. Konsultasikan kepada ahli medis.
Memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan sangat penting jika Anda ingin kembali hamil usai keguguran. Petugas medis bisa memeriksa kondisi Anda dan melakukan perawatan jika Anda mengidap kondisi tertentu yang menyulitkan untuk hamil.
Semisal setelah keguguran, mungkin dokter akan memberikan obat khusus agar Anda bisa cepat hamil lagi. Anda bisa mengonsumsi obat-obatan tersebut sesuai dengan resep dari dokter.

7. Berdoalah kepada Allah ﷻ.
Yang paling penting dari semua hal di atas adalah senantiasa memahami bahwa keguguran adalah sebuah takdir yang memiliki hikmah dan harus diterima dengan lapang dada. Karena itulah kita harus tetap berdoa kepada Allah ﷻ dan memohon putusan yang terbaik darinya. Ingatlah dahulu Nabi Zakaria  pernah mencontohkan kepada kita tentang semangat berdoa agar mendapatkan keturunan yang shalih ini. Karenanya, berdoalah hanya kepada Allah ﷻ, karena Dialah Yang Mahamendengar dan Maha mengabulkan.


Disarikan dari:
– https://bidanku.com/solusi-cepat-hamil-setelah-mengalami-keguguran
– http://www.klikdokter.com/rubrik/read/2700150/cara-cepat-hamil-setelah-keguguran
– http://www.alodokter.com/delapan-cara-cepat-hamil-setelah-keguguran
– https://hamil.co.id/masalah-kehamilan/keguguran/cara-cepat-hamil-setelah-keguguran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *