Si Kakak Ia Akan Mendapat Adek

Bagaimana Memberitahukan Si Kakak Ia Akan Mendapat Adek Baru?

Oleh: Ummu Wildan

Soal:

Assalamu’alaikum. Ummu,bagaimanakah caranya untuk memberitahukan kepada anak pertama (4 tahun) saya yang akan mendapatkan adik lagi? Karena anak saya tergolong manja dan sulit lepas dari ibunya. Syukran.(Pembaca)

Jawab:

Wa’alaikumussalam. Kehadiran seorang bayi dalam keluarga adalah hal yang membahagiakan. Tetapimeski begitu kita harus ingat, tidak semua akan merasakan hal sama,terlebih jika ini adalah kehamilan kedua dan seterusnya. Dimana ada sang kakak yang mungkin akan merasa cemburu dengan hadirnya sang adik. Apalagi jika usia mereka masih balita,maka perlu secara halus dan sesuai dengan usianya dalam memberitahukan akan hadirnya seorang adik baru dalam keluarga.

Pemberitahuan kabar bahagia ini hendaknya dilakukan saat mulai masa kehamilan ibu,mulai dari trimester pertama kehamilan atau saat telah kelihatan pembesaran pada rahim ibu. Hal ini untuk menghindari anak bertanya terlebih dahulu perihal perubahan ibunya,bicarakan dengan anak sesuai dengan umur anak dan dengan bahasa yang dimengerti baik oleh Si Kakak,ikut sertakan pula anak kita dalam kegiatan yang berhubungan dengan kelahiran adik.

Melibatkan anak dalam “urusan” kehamilan dan kelahiran adiknya dapat dilakukan dengan cara antara lain sebagai berikut:

          Berkomunikasidengan anak tentang arti seorang adik dengan memberikan contoh dari bebrapa keluarga atau temannya ayng telah memiliki adik terlebih dahulu.

          Berceritatentang apa itu arti kehamilan dan kelahiran bayi. JikaAndamemberitahukepada anak tentang kehamilan Anda yang telah mulai kelihatan membesar,tentu harus dengan bahasa yang sederhana dan bisa dipahami oleh anak seusianya.

          Bacakanbuku cerita atau buku bergambar tentang kehamilan,kelahiran dan bayi serta perasaan seorang kakak.

          Jikaada waktu dan kesempatan, sesekali ajaklah anak untuk ikut periksa kedokter atau bidan agar dia tahu seberapa besar arti adik dan peran kakak.

          Saatkehamilan sudah besar, biarkan anak mengelus,mendengarkan jantung dan merasakan gerakan sang adik dalam kandungan. Ajaklahdia berbicara dengan calon adiknya,misalnya,“Assalamualaikum dedek,apa kabarmu didalam? Ini,kakak sama umi senang sekali mendengarmu baik-baik saja.”Atau percakapan yang semisalnya.

Hal tersebut diatas merupakan beberapa contoh yang bisa dilakukan oleh ibu dalammemperisiapkan kehadiran adik bayi bagi kakaknya. Ajaklahselalu kakak dalam kegiatan atau pekerjaan bersama-sama, terlebih jika berhubungan dengan calon adiknya. Halini untuk mengurangi kecemburuannya jika sang adik telah lahir nanti.

Dalam melakukan hal tersebut,mintalah bantuan sang ayah atau anggota keluarga yang lain agar dia berinteraksi dengan mereka,menjadi dekat dengan ayah atau kakek dan neneknya,sehingga jika telah lahir adik bayi, dia bisa sedikit demi sedikit lepas dari uminya.

Jika sang bayi telah lahir,ajaklah kakak merawat bayi bersama ibu. Misalnyadengan menyuruh dia mengambilkan popok,bedak,dan perlengkapan lain. Ajakdia memandikan bayi dan ceritakan bahwa dulu dia juga dimandikan sama seperti adiknya,dll. Jangan pernah mengabaikan anak saat Anda tengah merawat adiknya. Berilahrespon tiap kali dia mengutarakan sesuatu pada Anda,bantu sang kakak mengekspresikan persaannya tentang adik yang rewel. Misalnya, “Dedek memang kadang ribut ya…,kadang nakal dan tidak mau tidur,jadi kita tidak punya waktu berdua, ya Kak?”Atau kalimat lain yang mudah dipahami oleh nalar anak seusianya. Banyak contoh lain yang bisa Anda lakukan selain hal tersebut diatas sesuai dengan kondisi lingkungan keluarga Anda. Demikian, mudah-mudahan dapat diambil manfaatnya. Wallahu ‘alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *