Takziah ke Tempat Orang Kafir

Takziah ke Tempat Orang Kafir

Oleh: Ust. Aunur Rofiq bin Ghufron Lc.

Soal:

Bismillah.Ustadz, jika ada tetangga kafir yang meninggal apa yang bisa kita lakukan terkait adab bertetangga dan ucapan apa yang boleh kita sampaikan kepada keluarganya?Mohon penjelasannya, Ustadz.(+62 821-4098-xxxxx)

Jawab:

Walhamdulillah.Islam menyuruh umat Islam agar berbuat baik kepada tetangga, Imam Muslim berkata,“Tidaklah masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari kejelekannya.”Lalu beliau menyertakan hadits Rasulullah n\:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ

“Tidaklah masuk surga orang yang tetangganya merasa tidak aman dari kejelekannya.”(HR. Muslim 1/49 no. 33)

Berbuat baik kepada orang kafir hukumnya halal, dengan syarat mereka tidak memerangi dan tidak mengusir kita dari negeri kita.(QS. al-Mumtahanah: 8)

Namun saat berbuat baik terhadap orang kafir,terdapat aturan-aturan yang harus kita perhatikan.Di antaranya kita tidak diperbolehkan mengorbankan agama untuk mencari ridha mereka dan tidak boleh mencintai mereka.Tidakboleh pula membantu apa yang menjadi kekhususan agama mereka. Sebab, mereka itu musuh Allah, dan jika mereka mampu menguasai umat Islam, mereka akan memerangi kita.

Para ulama berselisih pendapat tentang hukum lawatan muslim terhadap orang kafir; ada yang mengatakan boleh secara mutlak, ada yang mengatakan haram. Dan yang lebih kuat –wallahu alam– takziah ahlul kitab adalah boleh dengan syarat-syarat, di antaranya:

  1. Mereka (orang kafir) tersebut tidak menganggap bahwa takziah yang kita lakukan adalah penghormatan untuk mereka. (Fatawa Syaikh Muhammad al-‘Utsaimin 2/304)
  2. Di dalamnya ada maslahat, seperti mengharapkan keislaman keluarganya atau menghindari gangguan mereka terhadap dirinya atau kaum muslimin. (Fatawa al-Lajnah ad-Da’imah 9/132)
  3. Tidak mengikuti upacara keagamaan atau mendengarkan ceramah mereka, karena Allah q\ berfirman (artinya):

Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olok ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika setan menjadikan kamu lupa (akanlarangan ini), janganlah kamu duduk bersama orang. Orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).(QS. al-An’am:68)

Adapun tidak ada dalil khusus tentang apa yang kita ucapkan ketika bertakziah kepada orang kafir.Yang penting ucapan yang tidak ada larangannyadalam syariat, seperti mendoakan rahmat dan ampunan untuk orang kafir.Jika ada yang seperti itu maka hukumnya haram. (QS. at-Taubah:113)

Sebagian ulama menyebutkan, bahwa di antaradoa yang bisa kita ucapkan ketika bertakziah kepada orang kafir adalah:

أَخْلَفَ اللهُ عَلَيْكَ وَلَا نَقَصَ عَدَدُك

“Semoga Allah menggantinya untukmu dan tidak mengurangi jumlahmu (yaitu supaya tetap banyak jizyahnya untuk kaum muslimin).” (Al-Majmu’, Imam an-Nawawi 5/275, dan al-Mughni, Ibnu Qudamah 2/487)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *